Kamu !
Kamu yang selalu tak bisa aku definiskan. Kamu! ya kamu yang selalu aku harapkan kehadirannya. Kamu yang entah dari kapan menjadi titik rotasi pikiranku, bagamanapun aku berusaha menjernihkan pikiranku tentangmu, tetap saja hanya kamu yang berputar didalam pikiran ini. Kamu! ya kamu yang tidak pernah melihatku sebagai objek yang manarik didepan mata mu. Entah kenapa harusnya aku menyerah menjadi objek menarik buat kamu, hanya saja itu bertolak belakang dengan apa yang ingin aku perintahkan terhadap sistem kerja otakku. Kamu, yaa kamu! kamu yang selalu dengan mudahnya mencuri ruang didalam hati ini, dan sayangnya kamu selalu seperti tak perduli terhadap ku. Kamu , hanya kamu! yang dengan mudahnya datang dan pergi didalam hari ku hingga saat ini. Sadarkah kamu? pengaruh kamu didalam hari itu begitu besar untukku. Kamu lebih menarik dibandingkan dengan objek yang semenarik apapun didepan kedua mataku. Aku disini menunggu mu. Menunggu hingga kamu sadar, bahwa ada aku disini. Aku yang selalu menanti genggaman tanganmu. Aku yang masih setia berdiri dibelakangmu, hingga aku mengharapkan akan berdiri sejajar dengan mu saat kamu menggenggam erat tangan ku. Menunggu hingga kamu akan mendekap diriku dengan erat. Karena apa aku begitu mengharapkanmu? Karena kamu adalah sumber oxygen didalam tubuhku. Melihat mu tersenyum sungguh menjadi suatu daya tarik yang tidak bisa aku pungkiri begitu saja. Pesona kamu begitu kuat untuk ku yang menganggumimu.
Bizarre Love Triangle
Every time I think of you
I get a shot right through into a bolt of blue
It’s no problem of mine but it’s a problem I find
Living a life that I can’t leave behind
There’s no sense in telling me
The wisdom of a fool won’t set you free
But that’s the way that it goes
And it’s what nobody knows
And every day my confusion grows
Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say
I feel fine and I feel good
I feel like I never should
Whenever I get this way, I just don’t know what to say
Why can’t we be ourselves like we were yesterday
I’m not sure what this could mean
I don’t think you’re what you seem
I do admit to myself
That if I hurt someone else
Then we’d never see just what we’re meant to be
Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say
A JAR OF LOVE
I know I can’t take one more step towards you
Cause all thats waiting is regret
Don’t you know I’m not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin’ ‘round leaving scars
Collecting a jar of hearts
Tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don’t come back for me
Who do you think you are?
I hear you’re asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms
Ive learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin’ ‘round leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don’t come back for me
Who do you think you are?
It took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
And now you’re back
You don’t get to get me back
Who do you think you are?
Running around leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You’re gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don’t come back for me
Dont come back at all
[x2]
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Who do you think you are?
this’s why I love Kyuhyun for the first time I saw him. he’s smile like an evil will kill you with it. he’s the only one my favorites singer from Korea. usually I didn’t like all singers from Korea, but when the first time I see the videos him when sings, WOOWW .. I decided for liked him exactly for his Smile :)
Ketika bulan menggeliatkan sinarnya pada malam yang selalu setia menemaninya, membuka kenyataan bahwa ia hidup dan bercahaya memberikan sedikit sinar kepada seluruh semesta yang agung. Bintang selalu menunjukkan setianya kepada bulan dan malam, mereka satu kesatuan yang hakiki. Ketika pagi menyambut, bulan beristirahat dengan tenang, dan sinarnya digantikan oleh yang maha menyinari, yaitu matahari. Matahari , ia lah yang dengan setia menyinari semua gugus angkasa raya dengan sinarnya yang tak pernah padam, tak pernah letih , dan tak pernah mengeluh ketika harus membagi sinarnya dengan dengan jutaan orbit lain diangkasa luar sana.
Aku hanya ingin bisa menjadi seperti matahari, yang selalu setia kepada segala bentuk dan macam planet untuk membagi sinarnya. Aku hanya ingin menjadi seperti matahari, yang selalu bersinar, meski sebentar lagi akan turun hujan, meski kadang awan kelabu akan datang menggantikan dirinya, namun setelah itu matahari akan terang kembali dan membawa sejuta keindahan ketika hujan selesai dan dibawakan serangkaian warna yang indah menghiasi langit yaitu pelangi. Semesta menari ketika pelangi datang dengan pantulan warna yang sangat khas dan indah. Seluruh jagad melihatnya, berwarna dan indah. Tanpa matahari mungkin kita tidak bisa melihat keindahan pelangi yang rupawan. Aku hanya ingin seperti matahari, yang selalu terlihat elok dan rupawan. Walau kadang, sering menimbulkan satu perkataan tentang matahari “panas” akan tetapi ketika orang lain tidak emlihat matahari, mereka akan mencari dan bertanya “kenapa tidak ada matahari?”. Aku hanya ingin seperti matahari, berguna dan menyenangkan. Berguna karena ia dapat menyinari seluruh semesta dengan sinarnya yang menyilaukan mata, dan menyenangkan ketika dipagi hari orang lain dapat tersenyum ketika melihat matahari sudah tersenyum ke arah mereka. Aku hanya ingin seperti matahari, yang selalu dikelilingi oleh benda angkasa lain yang tidak pernah meninggalkannya sedikit pun, selalu memberikan warna yang indah dan membagi sinar yang ia punya.
Tapi, aku sadar. Aku bukan matahari dan aku tidak akan pernah bisa menyamainya. Siapa aku? Yang dengan lancang ingin seperti matahari yang bisa disenangi oleh banyak orang? Aku hanyalah butiran debu, yang orang lain tidak akan pernah mau melihat ku, jangankan melihatku, untuk meliriku saja mereka sudah enggan. Aku ? ya aku ! aku sadar aku hanya debu yang tidak dapat menggapai mimpi menjadi seperti matahari. Aku debu, yang mungkin orang lain memandang remeh aku, aku yang membuat oran lain merasa terganggu dengan hadirnya aku. Debu yang selalu terlihat kotor dan menjijikan. Berharap pun untuk orang seperti aku aku rasa itu tidak pantas. Tuhan , maaf kan aku yang tidak bisa berguna untuk orang lain dan aku tidak bisa sedikit saja berguna seperti matahari yang menyinari seluruh jagad raya.